Filter student stories

Student Details

Anjelita Malik - Indonesia

Pusat Teknologi Pembangunan Internasional (International Development Technologies Centre) di University of Melbourne memberi saya paduan yang tepat.

Course: Master di bidang Sains Rekayasa dalam Teknik Lingkungan
Institute:
University of Melbourne
URL: www.unimelb.edu.au 
Location:
Melbourne. Victoria



Pekerjaan terdahulu saya di sektor publik memadukan aspek teknik dan keuangan dari pembangunan infrastruktur lingkungan. Pusat Teknologi Pembangunan Internasional (International Development Technologies Centre) di University of Melbourne memberi saya paduan yang tepat. Rekan-rekan mahasiswa saya berasal dari Australia dan negara-negara berkembang lainnya. Saya mendapati pertukaran pengalaman dengan mereka sangat bermanfaat, karena kami menghadapi tantangan-tantangan yang sama di negara kami masing-masing. Para dosen dan guru besar sangat penuh perhatian dan selalu siap menerima kehadiran untuk berkonsultasi. Ini sesuatu yang saya sangat hargai sebagai seorang mahasiswa asing yang saat itu sedang belajar di negara lain untuk pertama kalinya. Dosen-dosen saya tidak hanya para akademisi, tetapi juga praktisi di bidang mereka. Mereka memperkaya pengalaman belajar dengan memberi pandangan yang sangat realistis mengenai berbagai masalah dan informasi terkini tentang apa yang sebenarnya sedang terjadi di bidang itu.

Selama komponen riset dari program studi campuran saya, saya mendapat kesempatan untuk bekerja dengan tiga perusahaan air Melbourne dalam pengembangan laporan riset saya. Ini merupakan proses yang sangat bermanfaat di mana saya belajar banyak tentang bagaimana menerapkan teori ke dalam praktik, menyelesaikan masalah-masalah dunia nyata. Setiap perusahaan memiliki pendekatan yang sedikit berbeda, dan saya belajar bahwa semuanya masih bisa efektif jika kita fokus pada penyelesaian masalah. Itulah salah satu hal penting yang saya bawa pulang ke Indonesia, untuk diterapkan secara profesional.

Tapi itu tidak hanya tentang kerja keras dan air mata. Persahabatan yang saya jalin selama masa saya berada di Melbourne bertahan hingga hari ini. Kota Melbourne memberi saya pengalaman budaya yang sangat kaya, saat saya mengikuti berbagai pertunjukan seni, acara budaya dan festival komedi. Saya bahkan menjadi relawan di Festival Film Internasional Melbourne (Melbourne International Film Festival) dan mendapat kesempatan untuk menjadi bagian dari festival sinema terbesar di belahan bumi selatan pada saat itu.

Secara singkat, itu adalah 1,5 tahun yang sangat penuh kenangan bagi saya.

Rate this page

  • Rate as Helpful2 Helpful votes
  • Rate as Not helpful3 Not helpful votes

More student stories

#InThisTogether stories - Little more than a year ago, former international student, Hyemi Lee, decided to start her own business with two fellow international student alumni...

Hyemi - South Korea

Shivani moved from her home in Mauritius to Melbourne in 2015 to study a Bachelor of Engineering (Hons.) at Monash University. Starting as a graduate engineer in March 2020 meant she needed to be read ...

Shivani - Mauritius - Monash University

#InThisTogether stories - In 2014, Diwas, from Nepal, made a choice to step out of his comfort zone and applied for to study in Australia which, he heard, was a hub for greater opportunity.

Diwas - Nepal - Victoria University

As a nurse, Yuu Oon is on the frontline, fighting Australia’s COVID-19 pandemic. Coming from her home of South Korea, Yuu Oon studied a Bachelor of Nursing at Flinders University in Adelaide as a grad ...

Yuu - South Korea - Flinders University